AWAN DAN BUIH

Aidil AF © 


AWAN DAN BUIH.

   Karya: Aidil AF.


Awal ku bernaung dibawah awan hujan menapak cita dan doa.

Awalku berlabuh disela buih mendayung harapan dan cinta.

Dalam kota ini daku pandangi senja teguh mengantar siang kuat menyambut kelam.

Aku disini merajut mimpi dalam benang sari katus padang pasir yang rindu disiram.

Awal ku menatah pesan bidadari jangan rindu pelangi itu mitos jika aku disana.

Awal ku diam badai berpesan jangan takut aku, takutlah saudaraku.

Dalam kota ini secarik kertas bernyanyi pegang tegap cinta langit sampai abadnya.

Pangku surat sejuk baginda kunci mantapnya jiwa.

Bunda, kalimat surgawimu juru hidupku.

Bunda, dengan lantunan airmatamu aku dapat hidup disekat cinta awan berlapis buih.

Disini aku tegak menapak untuk merangkuh asa dan arwana biar pulang katus berbunga doa.

Komentar