Postingan

Syawal Menjelma

Fauzan Kayo Mudo. © Syawal menjelma. Karya: Fauzan Kayo Mudo. Setelah sebulan penuh kita berpuasa. Menahan rasa lapar dan dahaga. Menahan nafsu juga amarah. Memperbanyak amal ibadah. Mencari pahala yang berlipat ganda. Dan mencari ke ridhoaan Allah semata. Dan kini tiba lah saatnya. Bulan Syawal menjelma. Ramadhan pun akan segera meninggalkan kita. Takbir berkumandang di penjuru dunia. Hari kemenangan pun tiba. Mari lah kita membuka. Pintu maaf untuk sesama manusia. Lupakan lah sengketa yang lama. Bersihkan hati sucikan jiwa. Supaya kita kita kembali fitrah. Seperti bayi merah. Yang lahir tanpa dosa. Dan mari lah kita bergembira. Memeriahkan hari raya. Yang di kota atau yang di desa. Berkumpul bersama keluarga, sanak saudara. Taqabbalallahu Minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum. Minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan bathin. Selamat hari raya idul fitri untuk semuanya.

JALAN KU BUKAN MILIKKU

Pujangga Dekil ©   Jalan Ku Bukan Milikku. Karya Pujangga Dekil. Mengawali hari serba tak tahu dalam tabir. Laksana waktu dijerat kaum-kaum kikir. Tanpa sadar seisi alam selalu berzikir. Namun egosentrik memudarkan rasa untuk berpikir. Untaian sajak omong kosong coba dihadirkan. Menipu jiwa dengan belaian jari imbalan. Rasa bersemayam di balik jeruji kenistaan. Hakikat goib sampai dibuat hujud ilusi kesombongan. Apa yang ada tak tergapai  insan. Kitap sakral hanya padoman sareat kebodohan. Terkutuklah aku yang mengaku aku kepemilikan. Biarkan ku cumbu kekasih dalam kekosongan.

Cerpen: Cinta Lokasi.

Nathallidya Anggraini. ©   Cinta lokasi.    Oleh: Nathallidya Anggraini. Pada saat itu, aku lagi berjalan sendirian sambil melamun. Dan tanpa aku sadari, aku nggak sengaja bertabrakan dengan seorang cowok yang kelihatannya sangat terburu-buru. Sumpah, saat itu rasanya aku sangat kaget, dan bercampur takut. aku kira cowok itu bakal marah sama aku, karna aku melamun sambil berjalan! Tapi ternyata malah sebaliknya, cowok itu lah yang minta maaf untuk kesalahan yang ku lakukan itu. Dan masih di tempat yang sama, kami berdua berkenalan, dan saling ngobrol! eh, maaf, aku nggak sengaja! iya, nggak apa-apa kok, santai aja! sekali lagi, aku benar-benar mintak maaf ya! oke, nggak masalah. Ohya,kalau boleh ku tau, nama kamu siapa? Dan kenalkan, namaku Alvin. Dan cowok itu memperkenalkan dirinya sambil tersenyum kepada ku. oh oke, namaku Virra. Salam kenal ya Alvin! oh jadi nama kamu Virra? Oke salam kenal kembali ya Vir! Ohya, ngomong-ngomong kamu mau kemana. Dan kenapa kamu bisa melamun sambil j

AMPUNI AKU TUHAN.

Fauzan Kayo Mudo ©   AMPUNI AKU TUHAN.    Karya: Fauzan Kayo Mudo. Di sepertiga malam... Mata ku tak mau lagi di pejamkan. Dalam suasana yang sepi mencengkam. Yang terdengar hanya lah suara jangkrik yang bersahut-sahutan. Aku melamun mengenang masa yang silam. Terbayang lah betapa banyak dosa yang ku lakukan. Membuat perjalanan hidup ku sangat kelam. Aku tenggelam dalam kemaksiatan. Aku di hanyut kan oleh hal-hal yang haram. Aku tak mengenal rasa kemanusiaan. Perbuatan ku sering merusak alam. Aku terbujuk oleh rayuan setan. Dunia ku diselubungi oleh kabut yang hitam. Aku berada dalam hidup yang penuh kesesatan. Ketika ku tersadar dari lamunan. Keringat dingin telah membasahi badan. Aku merasa sangat ketakutan. Aku di hantui oleh rasa penyesalan yang amat mendalam. Oh tuhan... Di keheningan malam. Dalam rasa kesedihan dan penyesalan. Aku bersujud memohon ampunan. Atas segala dosa yang pernah aku lakukan. Yang banyak nya tak terhitung kan. Setinggi gunung sedalam lautan. Aku ingin bertau

BERSYUKUR LAH KEPADA ILAHI

Fauzan Kayo Mudo. ©   BERSYUKUR LAH KEPADA ILAHI.    Karya: Fauzan Kayo Mudo. Ketika kita terbangun di pagi hari. Maka bersyukur lah kepada Ilahi. Karena kita masih bisa menikmati. Betapa segarnya udara pagi. Dan  hangatnya cahaya mentari. Jangan lah kita mengkufuri. Nikmat yang telah diberi. Sesungguhnya azab Allah itu sangatlah pedih.